" Jadilah seperti Khazinatul Asrar yang menjaga dirinya daripada dipandang remeh oleh kaum adam. Dan jadilah seorang yang ada prinsip kehidupan.
Petikan berdasarkan gambar diatas;
Assalammualaikum..
" Buat sahabatku yang bergelar wanita...
Di luar sana banyak yang berlaku kejadian yang sukar kita terima sebagai kenyataan.. mawar yang baru mekar di taman sudah dipetik dengan kasar. Alangkah pedihnya dihati ketika mendengar rintihan-rintihan si hawa yang ternoda.
Alangkah risaunya aku mngenangkan nasib kaumku yang sudah tiada seri... pedih, sedih, perit, luluh, keluh.... tiada daya lagi utkku luahkan..betapa risaunya aku pada kalian...
Jagalah...jagalah mahkota dan kecantikan kalian... jangan dibiarkan terdedah utk ditatap, jgn dibiarkan terbuka utk disentap...akhirnya disentuh dgn begitu lahap..
Renungkanlah wahai hawa...."
*********************
Asma’ binti Abu Bakar telah masuk ke tempat Rasulullah SAW berada sedangkan dia memakai pakaian nipis. Rasulullah SAW lalu berpaling daripada memandangnya sambil berkata, “Wahai Asma’ sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haid) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjukkan wajah dan telapak tangannya.” (H.R. Abu Dawud)
Rasulullah SAW bersabda: “Kedua mata dapat berzina, dan zina keduanya adalah melihat. Kedua telinga dapat berzina, dan zina keduanya adalah mendengar. Lidah zinanya dengan bicara. Tangan zinanya dengan menyentuh. Kaki zinanya dengan melangkah. Hati zinanya dengan berhasrat dan menginginkan. Dan kemaluan akan membenarkan atau mendustakannya.” (H.R. Muslim)

1 comments:
Sekuntum bunga, warna yang menarik dan harumannya yang memikat. Namun ia bukan kekal selamanya. Kelak ia layu jua tak dihargai lagi. Maka, hargailah maruah sebaik-baiknya sementara mekar masih segar.
Post a Comment